KABARNEWSLINE —Dalam suasana bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, manajemen PT Gandasari Shipyard Bintan menggelar acara buka puasa bersama dengan sejumlah wartawan dari berbagai media.
Kegiatan yang berlangsung di Qozy Km 8 Atas, Kota Tanjungpinang, itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang dialog untuk membahas berbagai persoalan yang belakangan menjadi perhatian masyarakat, termasuk isu yang sempat viral terkait aktivitas perusahaan.
Acara tersebut dihadiri oleh Ucok Pelasah, yang kini ditunjuk sebagai Supporting Humas Legal PT Gandasari Shipyard Bintan. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan mempererat komunikasi antara perusahaan dan insan pers.
Menurut Ucok, selama ini komunikasi antara pihak perusahaan dan sebagian media dinilai belum berjalan optimal. Karena itu, manajemen menunjuk dirinya untuk membantu menjembatani komunikasi serta menyampaikan informasi yang diperlukan kepada publik.
“Pertemuan ini pada dasarnya adalah silaturahmi dengan rekan-rekan insan pers. Kita ingin membuka kembali ruang komunikasi agar informasi mengenai perusahaan bisa tersampaikan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa PT Gandasari Shipyard Bintan merupakan perusahaan yang relatif baru beroperasi. Hingga saat ini, usia operasional perusahaan disebut belum genap satu tahun.
“Perusahaan ini bisa diibaratkan seperti bayi yang baru lahir. Operasional produksi kami sendiri baru berjalan sekitar tujuh bulan dan sampai saat ini memang belum ada proyek yang diresmikan atau di-launching secara resmi,” jelasnya.
Ucok menegaskan bahwa kegiatan perusahaan bukanlah aktivitas pertambangan, melainkan bergerak di bidang konstruksi sipil dan industri galangan kapal. Ia juga menyampaikan bahwa operasional perusahaan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, ia menambahkan bahwa PT Gandasari Shipyard Bintan merupakan investasi murni dari pengusaha daerah Kepulauan Riau tanpa keterlibatan modal asing. Perusahaan tersebut dimiliki oleh Andi Bawar, putra dari almarhum Aco CK.
“Ini adalah investasi anak daerah Kepulauan Riau. Sampai saat ini tidak ada investasi asing dalam perusahaan ini,” ujarnya.
Dalam perkembangannya, PT Gandasari juga melibatkan sejumlah perusahaan subkontraktor lokal. Dari total subkontraktor yang bekerja sama, sebagian besar berasal dari wilayah Kepulauan Riau, termasuk Batam, Tanjungpinang, dan Bintan.
Saat ini, perusahaan disebut telah menyerap lebih dari 1.049 tenaga kerja, termasuk pekerja dari perusahaan subkontraktor. Ucok menyebut hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran di daerah.
“Kami bersyukur dalam waktu sekitar tujuh bulan operasional sudah bisa mempekerjakan lebih dari seribu orang tenaga kerja,” katanya.
Ke depan, PT Gandasari juga berencana melakukan pengembangan kawasan industri dengan memperluas area operasional. Perusahaan disebut telah melakukan pembelian lahan tambahan di kawasan Korindo, yang rencananya akan digunakan untuk pengembangan fasilitas produksi, termasuk pembuatan kapal jenis tugboat.
Saat ini, perusahaan tengah mengerjakan sekitar 35 unit tongkang serta sejumlah tugboat yang masih dalam tahap produksi.
Dalam kesempatan yang sama, beberapa nelayan setempat turut hadir dan menyampaikan sejumlah keluhan kepada pihak perusahaan. Keluhan tersebut di antaranya terkait alur navigasi perairan, penerangan lampu di area pelayaran, akses jalan, serta dampak debu dari aktivitas operasional perusahaan.
Menanggapi hal tersebut, Ucok menyatakan pihak perusahaan akan menampung aspirasi masyarakat dan berupaya melakukan perbaikan yang diperlukan.
Menurutnya, perusahaan berencana memperlebar alur navigasi, menambah penerangan lampu, serta melakukan pendalaman jalur perairan guna mendukung aktivitas nelayan. Selain itu, perusahaan juga mempertimbangkan penanaman pohon di sekitar area untuk menjaga lingkungan tetap hijau.
Terkait keluhan debu yang dirasakan warga, pihak perusahaan juga berjanji akan melakukan evaluasi dan mencari solusi terbaik agar aktivitas operasional tidak mengganggu masyarakat sekitar.
“Kami akan meninjau kembali keluhan tersebut dan berupaya melakukan yang terbaik bagi masyarakat di wilayah sekitar perusahaan,” tutupnya.



0 Komentar